Me Speechless (and LOL): Tabib bodoh.
Sebenarnya ini cerita dari teman sesama tabib yang bekerja di sebuah Rumah Pengobatan pemerintah. Saat itu, teman saya sedang visite di bangsal anak. Ada seorang bocah laki-laki umur tujuh-delapan tahunan. One word about this boy. Brat. Me fren: *senyum cerah ceria* Selamat pagi. Apa ada keluhan hari ini? Bocah: *mengacungkan pistol mainan ke arah teman saya* DOR! DOR! Saya tembak Bu Tabib! DOR! DOR! Mati! Me fren: *ikut terbawa* (teman saya emang bocah gede.red) *ngacungin tangan dengan jari-jari membentuk seperti pistol* Kubalas kamu! DOR! Mati kau! Bocah: Ih! Mana bisa mati kalau nembak pake tangan. Bu Tabib bodoh ih! Me fren: ^___^;;;;; (@%#&Q#!!!) ( Me: LOL LOL LOL.)