Postingan

The Note (1)

Halo. Membaca itu menyenangkan , bukan ? Semoga harimu menggembirakan . Selesai membaca carikan kertas yang dilipat itu, melintaslah gambaran-gambaran asing dalam benak Raff. Cepat seperti kejapan mata, namun kuat terpatri bak pengalaman sendiri. Napas Raff seolah terhenti kala mendapati gambaran lembut hati yang menyelipkan kertas itu di dalam buku Sejarah Alkimia. Sayang, wajahnya tak terlihat. Satu-satunya yang didapat dari sosok itu selain kelembutan hatinya, adalah jubah merah muda yang dikenakannya. Dahulu Raff mengutuk kekuatan membaca kenangan benda yang dimilikinya itu, sebab hampir selevel para Nihil -manusia tanpa kekuatan sihir. Kekuatan yang menjadi kekhususan keluarga Vizori ini, seharusnya menjadi kekuatan yang sangat berguna. Seorang Vizori biasanya kerap diminta bantuan oleh pihak kepolisian untuk memecah kasus sulit. Ged, kakak Raff, banyak berhubungan dengan para detektif sejak usia dua belas tahun sebelum kemudian mendaftar sekolah kepolisian. Itu empat tahun...

BERUSAHA INSOMNIA: Efek Kupu-Kupu Tahun Terbaik

Pernahkah kamu memikirkan bagaimana caranya kamu bisa tiba di tempat yang saat ini sedang kamu tempati?  Misalkan kamu ke Bandung dan caranya kamu ke sana dengan naik mobil. Mobil berbahan bakar bensin. Bensin berasal dari pom bensin. Pom bensin dikelola oleh para petugas pom bensin. Bensin juga diolah dari minyak bumi. Dikirim oleh truk tangki minyak yang besar dan memakan tempat itu ke pompa bensin tempat kamu isi bensin. Truk dikemudikan oleh seorang supir, yang punya anak istri, rumah... NAH! Pernah nggak, berpikir bagaimana bila istri supir truk tangki minyak itu lagi PMS terus memicu pertengkaran rumah tangga dengan suaminya. Suaminya berangkat kerja dengan uring-uringan pula, kemudian nggak konsen mengendarai truknya, sehingga truknya kecelakaan, sehingga (lagi) bensin tidak dapat diantar ke pompa bensin dan akhirnya kamu tidak dapat bensin sehingga (lagi-lagi) tidak bisa pergi ke Bandung. Kesimpulannya, karena istri supir truk bensin PMS, kamu tidak b...

Memilih Insomnia: SEBUAH KEMENANGAN KECIL

Iya, saya kembali curcol setelah lebih dari dua minggu curcol terakhir terposting. Maksudnya "memilih insomnia", karena besok saya mulai libur panjang sampai minggu depan karena hari raya. Jadilah saya mengerjakan tugas yang saya deadline sendiri harus selesai di akhir minggu depan. Yah, kalau tidak begitu, mendingan saya balik mati suri saja. Tulisan ini adalah "intermezo". Tapi saya tidak menyanggah bila anda mengatakan ini "procastinating". Suit yourself~ Dua minggu bangkit kembali dari kuburan, saya menyadari ada yang berubah dari dalam diri saya. Misalnya, entah mengapa kawah candradimuka yang dulu kelihatan mengerikan, tidak begitu mempengaruhi saya seperti sebelumnya. Lalu, iblis-iblis yang dahulu menakutkan, bahkan tidak lagi dapat membuat saya gemetar.  Namun demikian, ketika saya sedang sendirian di bilik nyaman, terkadang roh-roh yang dulu pernah menguasai saya, seolah mencoba kembali merasuki diri saya lagi. Dari situlah, saya men...

Buah Insomnia: PILIHAN

Mungkin ini sekedar sharing, mungkin juga sebuah pengakuan besar-besaran, mungkin juga sebuah perenungan. Bisa jadi, di akhir tulisan ini anda baru dapat memutuskan yang mana. Tidak pernah ada manusia yang memilih untuk dilahirkan. Kendati demikian, anda sekalian tentunya ada karena pilihan. Sederhananya, bayangkan bila kedua orangtua anda memutuskan tidak jadi menikah. Namun demikian, sepanjang hidupnya, manusia selalu diperhadapkan dengan pilihan-pilihan. Baik kecil/sepele maupun besar. Mau makan apa?  Mau pergi kemana?  Mau sekolah di mana?  Mau kerja apa?  Mau menikah dengan siapa?  Mau anak berapa? Mau berteman dengan siapa? Mau memaafkan kesalahannya atau tidak? Mau berbuat baik atau tidak? Mau cuekin atau tidak? Mau diam atau bicara? Berawal dari dua setengah tahun sebelumnya, saya memiliki pengharapan yang cukup tinggi pada sebuah institusi, saya memilih sebuah jalan yang dirasa aman untuk masa depan. Namun ternyata sal...

Come Back Writing

Happy Valentine, all. Lama nggak menulis. Biarlah hari ini. dimanfaatkan untuk post tulisan perdana setelah sekian lama. Memang agak rusty, maka dari itu daripada cerpen, lebih baik prosa saja. Hahaha... ----------------------------------------------- PENGHINAAN Dia menegur seolah tiada maksud. Dari luar suaranya terdengar ramah, akrab tak biasa. Lantas beberapa kalimat terucap, mengajak semua memasang telinga baik-baik. Barulah kemudian aku tahu, maksud seperti yang seharusnya sudah diduga. Aku dihinakan. Kata demi kata diucapnya. Halus, manis, penuh tawa, namun terasa panas menusuk. Seperti ketika pisau Delila memotong rambut Samson.  Hentikan. Hentikan . Kataku. Tetapi pengecut hanya bisa mengucap dalam hati.  Detik dan menit kekejian berlalu tiada ampun. Siksaan kata penghinaan dari sang iblis yang mengendalikan kedagingannya. Nafsu jemawa semakin terpuaskan oleh pandangan yang semakin banyak merapat. Saat itulah aku mati. .... ...

Review: London - "The Side Story" Angel

Gambar
Oke. Jadilah ini post kedua tahun bulan ini. Kemarin saya lagi agak gila buku romens. Yes, I'm in mood for romance. Hohoho... Maka dari itu, silakan dinikmatiiii XD London: Angel by Windry Ramadhina My rating: 4 of 5 stars Warning Spoiler Ahead!!! Buku ini sangat highly recommended dibaca tanpa spoiler!! Risiko kurang bisa menikmati, silahkan anda tanggung sendiri bila terlanjur membaca review saya ini. ---------------------------------------------------------------------------------

Review: Last Minute in Manhattan

Gambar
Ah, sudah lama saya tiada posting yah. Maaf-maaf. Kesibukan tahun ini agak luar biasa dari sebelum-sebelumnya. Jadilah, saya agak sulit nyari waktu untuk menulis blog. Sudah ada sih, topik-topik yang ingin saya bahas di sini, tapi masih dalam penyusunan. Maka dari itu, sementara baca saja repiu ini yah. Mumpung lagi niat nulis repiu agak panjang. Hehe... Last Minute in Manhattan: Beri Cinta Waktu by Yoana Dianika My rating: 2 of 5 stars *garuk-garuk kepala* Seharusnya sebelum baca buku ini, saya mensugesti diri saya sendiri dulu bahwa...